
gembel di marisa
ASTAGHFIRULLAH…
kini Gembel dengan rencana barunya, yaitu ‘PETUALANGAN MENCARI MIGER PAGUAT’…
Semua personil gembel akhirnya bersorak setuju ke Marisa untuk MenCAri kutu Miger Paguat (kopdar). Kendalanya terjadi saat bersiap tuk berangkat. Si gembel rano terjebak pada posisi ‘DUALSHOCK FULL’ or ‘Tumpangan Tak Muat’.
Saat itu Gembel berpikir ‘apa yg harus kami lakukan?’. Sesaat berpikir teringat akan sebuah kue (cookiez) di tabongo dan terjadilah semua yg tak di inginkan. Kue (cookiez) yg kami harapkan lenyap di makan pom2.
Kami meneruskan rencananya, sampai jam 19.10 akhirnya gembel istrahat pada level 1. Tawa para gembel pada waktu istrahat menciptakan 2 kejadian, yaitu kejadian 1 ‘keponakan gembel any bangun dan berkata ‘jangan ribut’ kata gembel any. Kami pun diam sekejap dan ribut lagi…he 5x.
Kejadian 2, pada pukul 3 pagi saat ku minum air. Ku melihat ada yg sedang berciuman di dapur (maklum cinta), tapi akh… Aku cuek aja, sambil berkata ‘dasar baygon, hp aja di cium’… He 2x.
Saat tidur pun gembel jadi serba aneh… Ada yg tidur sambil bicara, tidur sambil merayap, dan ada pula yg tidur di Room C8.
Dan berakhirlah hari pertama gembel di marisa….
Hari ke 2
Ayam telah berkokok dan gembel pun mulai beraksi yaitu Minum kopi mix, jalan-jalan, dan makan dan makan lagi. Nah… Sudah saatnya untuk mengunjungi si buaya bunggu… Eh maksudnya si gembel kasimu untuk melihat jembatan tempat buaya bunggu tinggal.
Saat kami sampai di rumahnya buaya bunggu… upst.. Maksudnya kasim, kami melihat seorang pembalap dengan kecepatan 60 kg/s melaju di permukaan jalan yg penuh batu . Wauuuw… Hebat. Tiba pembalap tersebut adalah mamanya si gembel kasim yg menjemput kasimu dari berburu buaya.
Si kasim pun datang sambil membawa senjata laras pendeknya dan Tak lupa juga kasim memberi makan kami katang (kepiting) laut yg hampir sebagian gembel bukan pemakan katang, tapi apa boleh buat, katang pun habis juga di makan gembel.
Petualangan pun di lanjutkan sampai ke pasar marisa untuk membeli 3 paket CD dgn harga 20rb. Sambil makan kacang dan pisang, kami menunggu makan siang di mulai. Kali ini makan siangnya di rumahnya si gembel fitsin (a.i.s). Istrahat 2 jam, kami menyuci motor di kuala (sungai) dan mandi di rumahnya gembel any…
Waktu sore pun datang dan saatnya kami mengunjungi para miger PMC (paguat miger club) di pantai. Sampai disana, ko’ ga’ ada penyambutan sama skali ya…! Sambil bertanya-tanya, kami berkata ‘mungkin so selesai dorang p acara stau…’. Dan kami memulai teken-teken (berfoto) di pantai i2 sampai 23 gaya yg melelahkan. Setelah i2 kami melanjutkan pencarian Om zull gaul, pencarian memakan waktu 2 jam, baru om Zull di temukan sedang memancing di pinggir pantai bersama teman-temannya.
Setelah itu kami kembali dan makan lagi, istrahat, dan makan lagi.
Tempat tidur pun kami bagi, ada yg tidur di rumahnya gembel any dan ada juga yg tidur di rumahnya gembel fitsin. Setelah makan gembel pun tertidur untuk bersiap-siap tuk berangkat jam 4 pagi.

